Perbandingan Investasi Emas dan Perak yang Perlu Diketahui

Perbandingan Investasi Emas dan Perak yang Perlu Diketahui

Perbandingan Investasi Emas dan Perak yang Perlu Diketahui Oleh Pelaku Investasi

Berbeda dengan tabungan yang identic dengan uang real, investasi merupakan tabungan berupa barang yang memiliki nilai jual yang tinggi. Investasi dilakukan oleh mereka yang ingin menyimpan harta bendanya dalam bentuk benda yang harganya dapat melambung tinggi di kemudian hari. Logam mulia emas merupakan salah satu benda yang dijadikan objek investasi bagi para pelaku investasi yang nilainya dapat berubah-ubah sesuai dengan harga emas dunia.

Harga emas yang dapat berkali-kali lipat besarnya membuat emas menjadi barang investasi yang menguntungkan. Di samping emas, perak merupakan logam mulia yang dapat mendatangkan keuntungan yang lainnya. Kedua logam mulia tersebut merupakan barang investasi yang menjanjikan dan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dari perbedaan tersebut, para pelaku investasi dapat membandingkan kelebihan dan kerugian antara kedua logam mulia sehingga mereka dapat menentukan logam mulia mana yang dapat mereka investasikan. Perbandingan investasi emas dan perak menjadi informasi penting bagi para pelaku investasi.

Perbandingan investasi emas dan perak yang pertama adalah mengetahui permintaan akan emas dan perak di pasaran. Di dalam dunia industry, penggunaan emas tidak terlalu banyak digunakan jika dibandingkan dengan penggunaan logam mulia perak. Dari data yang dikumpulkan oleh World Gold Council, permintaan akan emas bagi dunia medis dan industry hanya sebesar 7 % saja jika dilihat dari keseluruhan permintaan akan logam mulia emas tersebut. permintaan emas bagi perhiasaan dunia yang dikonsumsi oleh negara besar sekelas India dan Cina mengalami penurunan yang cukup besar, yakni 42 %. Permintaan emas di dunia industry yang cukup rendah tidak mempengaruhi akan harga dari emas tersebut.

Hal tersebut dapat terjadi lantaran harga jual emas dipengaruhi oleh kondisi yang terjadi di bank central, keadaan perekonomian dunia dan minat masyarakat yang ingin melindungi kekayaanya. Permintaan perak di dunia industry sangatlah tinggi lantaran perak merupakan benda mati yang berfifat konduksi dan peka terhadap cahaya. Selain digunakan dalam memenuhi kebutuhan industry, perak juga dapat diubah menjadi sebuah perhiasaan yang cukup bernilai tinggi. Selain permintaan akan kedua logam mulia tersebut, berikut perbedaan yang dapat dibandingkan antara perak dan emas yang harus diketahui oleh pelaku investasi:

  1. Penggerak Harga

Harga emas yang terjadi di pasaran dapat terjadi akibat perubahan suku bunga dan tingkat inflasi. Berbeda dengan emas, harga emas tidak dipengaruhi oleh kedua kondisi tersebut. Tingginya harga perak di pasaran dapat terjadi akibat tingginya permintaan industry. Jika permintaan akan perak di industry berjalan dengan lamban, harga perak tersebut akan menurun dan membuat harga jual emas dapat meningkat dengan drastic. Berbicara mengenai pergerakan harga, pergerakan harga yang dialami oleh perak terasa lebih cepat jika dibandingkan dengan pergerakan yang dialami oleh harga emas.

  1. Bentuk dan Jenis

Bagi para investor yang ingin berinvestasi dengan menggunakan emas, mereka dapat memilih dua jenis investasi, yakni bentuk fisik dan dinar. Investasi bentuk fisik emas dapat berupa emas batangan yang merupakan emas murni hasil buatan PT Aneka Tambang atau lebih dikenal sebagai Antam. Emas batangan tersebut disertai dengan sertifikat dan diakui oleh global. Jenis investasi dinar dalam bentuk perhiasan juga diproduksi oleh Antam. Harga emas tersebut dapat menurun ketika emas dilengkapi dengan batu permata. Sama halnya dengan investasi emas, investasi perak juga dapat dilakukan dalam bentuk batangan dan investasi trading perak online. Harga jual perak akan menurun kerika perak tersebut akan dijual kembali.

Selain itu, perbandingan investasi emas dan perak yang lainnya dapat dilihat dari resiko yang mungkin terjadi diantara keduanya. Karena merupakan logam mulia yang bernilai, investasi emas dan perak akan menimbulkan resiko bagi pelaku investasi. Resiko pencurian merupakan hal yang dapat terjadi dan dapat dialaki oleh pelaku investasi. Para investor harus menyediakan dana yang cukup besar untuk menyediakan lokasi tempat penyimpanan yang aman. Para investor juga harus menyiapkan diri dengan baik lantaran harga perak dapat meningkat dan menurun dalam jumlah besar dan terjadi hanya dalam waktu yang singkat.